Fajar Sadboy Ceritakan Pengalaman Tak Terlupakan, Mengaku Sempat Mati Suri Selama 13 Hari
Kategori :
Hiburan
Tanggal :
02 August 2026
KABAR NUSANTARA – Kreator konten sekaligus selebritas muda Fajar Sadboy kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah mengenai pengalaman yang disebutnya sebagai mati suri selama 13 hari.
Pengakuan tersebut disampaikan Fajar saat menceritakan kondisi yang pernah dialaminya beberapa waktu lalu. Ia mengaku sempat kehilangan kesadaran dalam waktu yang cukup lama hingga membuat keluarga panik dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Cerita tersebut pun ramai diperbincangkan warganet karena Fajar menyebut dokter tidak menemukan penyebab pasti dari kondisi yang dialaminya.
Mengaku Tiba-Tiba Pingsan di Dalam Kamar
Fajar menuturkan peristiwa itu bermula ketika dirinya mendadak kehilangan kesadaran saat berada di kamar. Menurut pengakuannya, keluarga segera memberikan pertolongan dan memindahkannya ke tempat tidur sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Selama menjalani masa tersebut, ia mengaku tubuhnya terasa sangat lemah dan sulit digerakkan.
Menurut Fajar, dirinya mengalami kondisi seperti kehilangan tenaga, sulit bangun dari tempat tidur, hingga merasakan tubuh yang terasa berat sehingga tidak mampu beraktivitas seperti biasa.
Pemeriksaan Medis Tidak Menemukan Penyebab yang Jelas
Setelah dibawa ke rumah sakit, Fajar menjalani sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kondisinya.
Ia mengatakan bahwa berdasarkan cerita keluarganya, suhu tubuhnya sempat mengalami demam tinggi. Namun, hasil pemeriksaan medis disebut tidak menunjukkan adanya penyakit tertentu yang dapat menjelaskan kondisi tersebut.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak tenaga medis mengenai diagnosis maupun penyebab pasti yang berkaitan dengan pengalaman yang diceritakan Fajar.
Dugaan Keluarga Mengenai Penyebab Kejadian
Dalam pengakuannya, Fajar juga menyampaikan bahwa sang ibu pernah mengaitkan kejadian tersebut dengan penebangan sebuah pohon tua yang berada di belakang rumah mereka.
Meski demikian, hal tersebut merupakan keyakinan atau dugaan dari pihak keluarga dan belum memiliki bukti ilmiah maupun penjelasan medis yang dapat memastikan adanya hubungan antara kedua peristiwa tersebut.
Ramai Menjadi Perbincangan Warganet
Cerita Fajar mengenai pengalaman tersebut langsung menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial. Banyak warganet yang mengaku terkejut sekaligus penasaran dengan kondisi yang dialaminya.
Sebagian memberikan dukungan dan doa agar Fajar selalu diberikan kesehatan, sementara lainnya mengajak masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan penyebab suatu kondisi tanpa penjelasan dari tenaga medis.
Profil Singkat Fajar Sadboy
Fajar Sadboy memiliki nama lengkap Fajar Labatjo. Ia berasal dari Desa Bubea, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Lahir pada 31 Mei 2007, Fajar mulai dikenal publik setelah video yang menampilkan dirinya menangis karena kisah asmara viral di media sosial. Sejak saat itu, julukan "Sadboy" melekat dan menjadi identitas yang membuat namanya semakin dikenal masyarakat.
Popularitas tersebut membuka jalan bagi Fajar untuk memasuki dunia hiburan. Ia kerap tampil sebagai bintang tamu di berbagai program televisi, podcast, hingga aktif sebagai kreator konten digital.
Tidak hanya itu, Fajar juga mulai mengembangkan karier di bidang seni peran dengan terlibat dalam sejumlah proyek film dan produksi hiburan lainnya.
Pentingnya Pemeriksaan Medis
Kisah yang dibagikan Fajar menjadi perhatian publik. Namun, kondisi kehilangan kesadaran dalam waktu lama maupun kelumpuhan sementara dapat memiliki berbagai penyebab medis yang berbeda pada setiap orang.
Karena itu, masyarakat yang mengalami gejala serupa disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat berdasarkan pemeriksaan tenaga medis.
Hingga saat ini, cerita mengenai pengalaman yang disampaikan Fajar merupakan pengakuan pribadi, sementara penyebab medis dari kondisi tersebut belum dijelaskan secara resmi kepada publik.