Cara Memanfaatkan Engine Brake pada Mobil Matik, Ternyata Bisa Lebih Efektif

Kategori : Otomotif
Tanggal : 03 August 2026

Cara Memanfaatkan Engine Brake pada Mobil Matik, Ternyata Bisa Lebih Efektif
KabarNusantara.my.id – Masih banyak pengemudi yang beranggapan bahwa mobil dengan transmisi otomatis atau matik tidak memiliki fitur engine brake seperti mobil bertransmisi manual. Padahal, kendaraan matik tetap dapat memanfaatkan perlambatan mesin, meski cara kerjanya berbeda. Engine brake merupakan teknik memperlambat laju kendaraan dengan memanfaatkan putaran mesin sehingga beban pengereman dapat berkurang. Fitur ini sangat berguna ketika melintasi jalan menurun yang panjang atau saat membutuhkan perlambatan tambahan. Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa pada mobil matik modern, sistem transmisi akan menurunkan gigi secara otomatis ketika pengemudi menginjak pedal rem. Menurutnya, saat kendaraan yang semula berada di gigi tinggi mulai mengerem, transmisi dapat turun ke gigi yang lebih rendah. Ketika pedal rem dilepas, efek engine brake akan mulai terasa karena putaran mesin meningkat. Namun, apabila tuas transmisi tetap berada di posisi D (Drive), sistem akan kembali menaikkan gigi setelah beban kendaraan berkurang. Kondisi tersebut membuat efek engine brake tidak bertahan lama. Karena itu, Jusri menyarankan pengemudi memindahkan tuas transmisi ke posisi D2 atau L ketika membutuhkan perlambatan yang lebih besar, misalnya saat melewati turunan curam atau dalam kondisi darurat. Dengan posisi tersebut, transmisi akan mempertahankan gigi rendah sehingga putaran mesin meningkat dan menghasilkan efek engine brake yang lebih kuat. Setelah kendaraan melambat, pengemudi dapat kembali menginjak pedal rem jika diperlukan dan mengulang proses tersebut hingga kecepatan sesuai yang diinginkan. Apabila perlambatan dari posisi D2 masih dirasa kurang, pengemudi dapat memindahkan tuas ke D1 atau L1 untuk memperoleh efek engine brake yang lebih besar. Meski demikian, perpindahan gigi sebaiknya dilakukan saat kecepatan kendaraan sudah menurun agar sistem transmisi tetap bekerja dengan aman. Jusri juga mengingatkan bahwa kemampuan engine brake pada mobil matik memang tidak sekuat transmisi manual. Namun, teknik ini tetap efektif untuk membantu mengurangi beban kerja rem, terutama ketika melintasi jalan menurun yang panjang sehingga risiko rem mengalami panas berlebih dapat diminimalkan. Pengemudi tetap disarankan menggunakan teknik ini secara bijak dan menyesuaikannya dengan kondisi jalan serta kecepatan kendaraan agar keselamatan selama berkendara tetap terjaga.

← Kembali

Komentar Pembaca


Daftar Komentar

Belum ada komentar.