Kategori : Teknologi
Tanggal : 12 July 2026
Menolak Punah, Ini Perjalanan Yamaha RX-King di Tanah Air yang Jarang Diketahui
Menolak Punah, Ini Perjalanan Yamaha RX-King di Tanah Air yang Jarang Diketahui
Sering dikenal dengan motor jambret, begini sejarah lahirnya Yamaha RX-king di Indonesia hingga berujung disuntik mati pada 2009
Gridoto / Knowledge
Ferdian June 27th, 6:00 PM June 27th, 6:00 PM
GridOto.com - Buat masyarakat Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan motor jambret alias Yamaha RX-King yang seliweran di jalanan.
Namun sedikit yang masih paham mengenai perjalanan motor ini di Indonesia.
Di balik nama besar RX-King, ada sejarah panjang yang melibatkan banyak anggota keluarga RX lainnya.
1. Yamaha RX100 (1977)
Inilah kakek buyut dari seluruh lini RX di tanah air yang mengaspal pertama kali pada tahun 1977.
Berbekal mesin 2-tak berkapasitas 100 cc, motor ini mampu menyemburkan tenaga 11,5 dk dan menembus kecepatan maksimal hingga 110 km/jam.
Daya tarik utamanya terletak pada efisiensi bahan bakar; meski bermesin 2-tak, satu liter bensinnya sanggup menempuh jarak sekitar 40 km.
Catatan: Sebelum era ini, sempat hadir RX125 Twin pada 1976, namun model tersebut aslinya merupakan rebrand dari seri RD125, bukan murni trah RX.
2. Yamaha RX125 (1979)
Meluncur dua tahun setelah sang pendahulu, generasi RX125 mengusung mesin silinder tunggal berkapasitas murni 123 cc.
Tenaganya meningkat menjadi 13 dk. Mengikuti jejak RX100, sistem transmisi pada motor ini masih mengandalkan konfigurasi 4-percepatan.
3. Yamaha RX-K (1980)
Motor inilah yang menjadi cetak biru langsung dari lahirnya sang "Raja".
Yamaha RX-K sudah dipersenjatai mesin tangguh berkapasitas 135 cc dengan semburan daya mencapai 17,5 dk, serta sanggup dipacu hingga kecepatan 150 km/jam.
Didatangkan secara utuh (CBU) dari Jepang, ciri khasnya adalah penggunaan kedok lampu alias bikini fairing.
Sayangnya, masa edar motor ini tergolong singkat karena kurang direspons positif oleh pasar saat itu dan berakhir disuntik mati pada tahun 1983.
Baca Juga: Kisah Ibu Guru Dengan Vespa 2-Tak, Berawal Dari Kenangan Bapak
4. Yamaha RX-S (1981)
Untuk mengisi celah pasar, Yamaha merilis RX-S dengan kubikasi mesin yang lebih kecil, yaitu 115 cc.
Sama seperti RX-K, unit RX-S dipasarkan di Indonesia lewat skema impor utuh dari Jepang sepanjang periode tahun 1981 sampai 1983.
5. Yamaha RX-Special (1983)
Kehadiran seri ini sempat membuat peta persaingan motor 2-tak semakin padat.
Secara teknis, RX-Special merupakan versi pengembangan estetika dari RX-S, sehingga dapur pacu yang digunakannya pun masih mengadopsi basis mesin 115 cc yang sama.
6. Yamaha RX-King Cobra (1983)
Inilah titik balik lahirnya legenda otomotif Indonesia.
Dirancang berdasarkan riset mendalam terhadap kebutuhan konsumen lokal, generasi perdana RX-King ini dijuluki "Cobra" karena siluet tangki dan bentuk setangnya yang ikonik.
Keistimewaan utamanya terletak pada sektor mesin berkode Y1 atau Y2 yang masih diimpor langsung dari Jepang, sementara rangkanya sudah diproduksi di dalam negeri.